Mengenang Guruh Soekarnoputra hingga Inul dan Adam duet di Pestapora
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9) namun dedikasinya pada kesenian dan kebudayaan Indonesia menjadi warisan sepanjang masa hingga pedangdut Inul Daratista menggebrak panggung Pestapora 2026 dengan memboyong serta sang suami Adam Suseno.
Berikut rangkuman dan tautan berita kemarin yang dapat disimak kembali pagi ini.
Dedikasi seni dan warisan Guruh untuk kebudayaan Indonesia
Nama Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra berdiri kukuh sebagai jembatan yang menghubungkan dua dunia, romantisme sejarah bangsa dan kemegahan seni pertunjukan Nusantara.
IDAI bagikan langkah pencegahan dampak karhutla pada anak
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan langkah pencegahan yang bisa dilakukan terutama orang tua mewaspadai paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa berdampak pada kesehatan pernapasan anak.
BYD siapkan sedan flagship penantang Rolls-Royce Phantom
Merek yang berfokus pada kendaraan mewah milik BYD, Yangwang, akan segera meluncurkan model baru yang diposisikan lebih tinggi di pasar premium.
Agen OpenAI ditemukan serang basis data daring berbulan-bulan
Dengan sedikit bantuan dari laboratorium AI terkemuka, peneliti independen berupaya mengungkap bagaimana agen AI berkoordinasi di berbagai layanan internet untuk mengakses data pribadi yang tersimpan di server aman.
Gebrak Pestapora, Inul bawa suaminya ke atas panggung
Inul membuka penampilannya dengan membawakan sejumlah lagu, di antaranya “Buaya Buntung”, “Masa Lalu”, “Keong Racun”, dan “Yang Penting Happy”.
0 Response to "Mengenang Guruh Soekarnoputra hingga Inul dan Adam duet di Pestapora"
Posting Komentar