Blak-blakan Tijjani Reijnders soal gaji fantastis di Arab Saudi: Ini buat cucu-cucu saya!
Tijjani Reijnders blak-blakan soal alasan menerima klub Liga Arab Saudi selain karena tidak diberi menit bermain di Manchester City.
Tijjani Reijnders dilepas Manchester City ke Al-Qadsiah dengan mahar 61 juta euro atau sekitar Rp1,25 triliun pada Agustus 2026.
Kakak Eliano Reijnders itu dikabarkan menerima gaji hingga lebih dari 100 juta euro atau sekitar Rp2 triliun lebih selama kontraknya.
Banyak pihak yang menyayangkan mengapa Reijnders rela menggadai karier di liga top dunia demi berkarier untuk klub Arab Saudi.
Hingga akhirnya pemain berusia 28 tahun itu buka suara soal berbagai penyebab yang membuatnya nekat memilih Arab Saudi sebagai destinasi lanjutan.
Pertama Tijjani berbicara soal masa baktinya di Manchester City, sedikit menit bermain dan dipaksa memainkan posisi yang tidak disukainya.
"Saya menikmati waktu saya di City, tetapi saya tidak banyak bermain di posisi yang saya sukai," kata Tijjani Reijnders.
"Saya juga merasa selama pramusim bahwa situasinya akan tetap sama. Jadi saya berdiskusi dengan dewan direksi."
"Apakah akan lebih baik untuk mengambil langkah maju. Hingga akhirnya, Al Qadsiah muncul di hadapan saya," imbuhnya.
Tijjani menegaskan keputusan yang diambil melibatkan banyak pertimbangan yang bahkan membuat dirinya tak menyangka.
Satu hal yang ditekankan Tijjani bahwa ia dijamin dapat berkembang di liga Arab dan masih dapat kembali ke Eropa suatu saat nanti.
"Ini melibatkan banyak pertimbangan. Saya juga tidak menyangka akan pergi ke Arab Saudi pada usia 28 tahun."
"Setelah pembicaraan dengan klub dan pelatih, mereka memberi saya perasaan yang sangat baik."
"Bahwa saya bisa berkembang di sana. Setelah beberapa tahun, Anda juga bisa kembali ke lapangan Eropa," kata Tijjani lagi.
Tijjani sempat berpikir bahwa pergi ke Arab Saudi berarti kariernya telah habis tapi kenyataan berbanding terbalik dengan ketakutannya.
"Itu adalah faktor penentu. Saya pikir banyak orang berpikir bahwa jika Anda pergi ke Saudi, karier Anda berakhir," kata Tijjani melanjutkan.
"Awalnya saya juga merasa begitu, tetapi ketika saya melihat berapa banyak pemain yang masih kembali ke Eropa, itu sama sekali tidak perlu.
"Tentu saja itu berperan, kalau tidak Anda tak akan pergi ke sana. Tetapi itu juga berlaku untuk transfer domestik di Inggris," imbuhnya.
Satu hal yang ditegaskan gelandang Timnas Belanda ini jika ia tidak akan bergabung klub dengan bayaran rendah meski di Eropa.
Tijjani mengaku bahwa dirinya sebenarnya sudah tidak perlu bekerja lagi setelah meninggalkan Manchester City, ia juga ingin berhenti bekerja setelah pensiun.
Itu juga menjadi alasan Tijjani menerima tawaran di Arab Saudi yang nantinya dapat menghidupi sampai ke cucu-cucunya.
"Saya juga tidak akan pergi ke klub dengan bayaran lebih rendah. Itu tentu saja berperan. Saya tidak ingin bekerja lagi setelah karier saya," kata Tijjani.
"Lagipula saya tidak perlu bekerja setelah dari City, tetapi sekarang saya dapat memberikan fondasi yang baik untuk generasi keluarga saya dalam hal itu."
"Saya juga tidak perlu berbohong tentang itu. Saya rasa kebanyakan orang juga berpikir begitu."
"Saya berpikir jika cucu-cucu saya bisa mencari nafkah dari itu, mengapa saya tidak boleh melakukannya?" pungkasnya.
0 Response to "Blak-blakan Tijjani Reijnders soal gaji fantastis di Arab Saudi: Ini buat cucu-cucu saya!"
Posting Komentar