Pasang Iklan Gratis

Eduardo Camavinga beralih ke dunia akademik usai gagal masuk skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026

  Eduardo Camavinga memilih memanfaatkan waktu luangnya dengan mengikuti program pendidikan di Harvard Business School setelah tidak masuk dalam skuad tim nasional Prancis.

Dilansir dari laman The Daily Star pada Selasa (9/6), Gelandang Real Madrid itu tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Prancis pada turnamen internasional terbaru. Keputusan tersebut membuatnya memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri di luar dunia sepak bola.

Pada usia 23 tahun, Camavinga kembali dicoret dari daftar pemain yang dipilih pelatih Didier Deschamps. Kondisi itu terjadi setelah ia menjalani musim yang tidak sepenuhnya mulus bersama Real Madrid dan lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Meski demikian, Camavinga memilih merespons situasi tersebut dengan langkah yang produktif.

Ia diketahui mengikuti kursus singkat yang berfokus pada bidang hiburan dan olahraga di Harvard Business School.

Program tersebut menjadi kesempatan bagi Camavinga untuk memperluas wawasan di luar karier profesionalnya sebagai pesepak bola. Kehadirannya di lingkungan akademik bergengsi itu menarik perhatian banyak penggemar olahraga.

Melalui unggahan di media sosial, Camavinga membagikan foto dirinya saat berada di kampus Harvard. Ia menuliskan bahwa beberapa hari yang dijalaninya digunakan untuk belajar, mendengarkan, dan terus berkembang.

Pesan tersebut menunjukkan komitmennya untuk memanfaatkan waktu secara positif di tengah absennya dari tim nasional.

Menariknya, aktivitas akademik Camavinga berlangsung tidak jauh dari lokasi markas tim nasional Prancis selama turnamen. Saat Les Bleus tiba di Massachusetts untuk menjalani persiapan, Camavinga justru berada di ruang kelas untuk mengikuti program pendidikan yang dipilihnya.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa ia tetap berupaya meningkatkan kualitas diri meskipun tidak terlibat dalam agenda tim nasional Prancis.


0 Response to "Eduardo Camavinga beralih ke dunia akademik usai gagal masuk skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026"

Posting Komentar