Pasang Iklan Gratis

Rupiah menguat menjauh dari 18 ribu usai pencalonan Destry

 Rupiah ditutup menguat 0,79% terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rp 17.755 per dolar AS. Penguatan rupiah yang menjauh dari 18.000 per dolar ini dinilai sebagai respons positif terhadap pencalonan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

"Pencalonan tersebut telah sesuai dengan ekspektasi pasar karena pengganti Gubernur BI yang mengundurkan diri biasanya berasal dari kalangan incumbent,” kata pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi dalam keterangan di Jakarta, Senin 10 Agustus 2026.

Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan pejabat sementara (pjs) Gubernur BI Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diserahkan kepada pimpinan DPR untuk mengisi posisi kepala bank sentral.

Meski demikian, penguatan rupiah tidak sepenuhnya ditopang pengumuman tersebut. Ibrahim mencatat sejumlah peristiwa yang mempengaruhi penguatan nilai tukar rupiah. Dari eksternal, muncul harapan bahwa Iran dan Oman akan segera mencapai kesepakatan yang berujung pada pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kesepakatan dengan Oman sudah berada di tahap akhir, Iran menegaskan kembali bahwa jalur pelayaran tersebut baru akan dibuka kembali setelah Washington memenuhi syarat-syarat lain, termasuk pemberian kompensasi dari AS kepada Iran atas serangan-serangan luas yang terjadi.


0 Response to "Rupiah menguat menjauh dari 18 ribu usai pencalonan Destry"

Posting Komentar