Fakta profesi Susanah usai disebut Prabowo gaji Rp700 ribu per kilo terungkap, bukan pengupas bawang
Profesi sebenarnya Susanah setelah disebut Prabowo bergaji Rp700 ribu per kilo sebagai pengupas bawang akhirnya terungkap.
Sosok Susanah ramai jadi sorotan akhir-akhir ini, ia merupakan salah seorang penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang hadir saat Prabowo pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat
Saat itu Presiden Prabowo menyebut Susanah berprofesi sebagai pengupas bawang di Kabupaten Bogor.
"Hari ini hadir bersama kita ibu Susanah, dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp 700 ribu per kilogram," kata Presiden Prabowo Subianto.
Diduga Prabowo salah menyebut nominal upah yang diperoleh Susanah sebagai pengupas bawang.
Namun hingga kini belum ada konfirmasi terkait dengan masalah tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI Prasetyo Hadi menyatakan pihaknya akan memverifikasi kebenaran data tersebut. Sebaliknya, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan teknis secara rinci.
"Nanti kita cek ya," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Pemerintah, kata Prasetyo, berjanji akan menelusuri kembali angka pasti yang dibacakan dalam pidato tersebut.
“Kalau detailnya kita cek,” pungkasnya.
Hal berbeda lainnya tertuang dalam daftar 8 persona terpilih dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam daftar tertulis bahwa Susanah berasal dari Kota Bogor, bukan Kabupaten Bogor.
Perbedaan lainnya tertulis di artikel yang dipublish website Komdigi RI.
Dalam artikel dituliskan sosok Susanah.
Susanah ditulis sebagai ibu tiga anak yang berusia 38 tahun.
Ia berasal dari Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Dia tamatan sekolah dasar (SD).
Anak pertama sudah lulus SMA, kedua masih SMP, dan si bungsu SD.
Ditulis dalam artikel, Susanah menjalani dua pekerjaan.
Saat pagi Susanah bekerja sebagai penjahit kain majun,kain percata atau potongan sisa bahan yang dijadikan menjadi lap pembersih.
Ia menjahit dari pukul 07.00 WIB sampai siang.
Dia mendapat upah Rp700 per kilogram.
Dalam satu hari, Susanah mampu menjahit 20 kilogram kain majun.
Pukul 13.00 WIB, Susanah beralih profesi menjadi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Dia bertugas sebagai pencuci ompreng.
Susanah memiliki suami bernama Didim.
Sang suami bekerja sebagai buruh bangunan.
Keduanya berusaha mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anaknya.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pada Jumat (14/8/2026).
"Perlindungan sosial harus semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat. Per hari ini, digitalisasi pendaftaran bantuan sosial telah berjalan di 143 kabupaten dan kota pada 26 provinsi. Lebih dari 1 juta keluarga telah terdaftar menuju target 12,5 juta keluarga," katanya.
Ia mengatakan sebelum adanya digitalisasi, keluarga tidak mampu harus mengeluarkan uang sebesar Rp 150 ribu.
"Sebelumnya, keluarga tidak mampu dapat mengeluarkan sekitar 150.000 Rupiah untuk perjalanan, dokumen, fotokopi, dan waktu kerja yang hilang. Sekarang pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya, gratis," katanya.
Menurutnya butuh waktu selama 200 hari untuk pemeriksaan.
"Pemeriksaan kelayakan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 sampai 200 hari kini dapat kita selesaikan dalam hitungan menit atau jam," katanya.
Presiden Prabowo Subianto menekankan, masyarakat tidak boleh membayar itu semua.
"Rakyat tidak mampu tidak boleh membayar untuk membuktikan bahwa ia tidak mampu. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara," katanya.


0 Response to "Fakta profesi Susanah usai disebut Prabowo gaji Rp700 ribu per kilo terungkap, bukan pengupas bawang"
Posting Komentar